Tags

, , , , ,

Gambar

Disebut malam Lailatul Qadar karena pada malam itu Allah SWT muliakan sehingga nilainya menyamai seribu bulan.  Dan Allah juga menetapkan berbagai urusan bagi hamba-hambaNya.  Allah berfirman, yang artinya sebagai berikut.

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.  Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.  Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai fajar.” (QS. Al Qadar, 97 ayat 3-5)

Malam Lailatul Qadar hanya ada 1 kali dalam satu tahun yaitu pada saat bulan Ramadhan, tepatnya salah satu malam pada sepuluh hari terakhir bulan ibadah puasa tersebut.  Sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam, yang artinya sebagai berikut.

“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (Hadist Shahih diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari)

Maksud dari Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan adalah Allah memberikan kebaikan-kebaikan yang lebih dari kebaikan yang Allah turunkan selama seribu bulan.  Sehingga setiap hamba Allah yang melaksanakan suatu ibadah dengan benar dan hanya mengharapkan keridhaan Allah maka ia mendapatkan kebaikan yang lebih baik dari kebaikan yang mungkin diperolehnya selama seribu bulan di luar lailatul qadar.  Maka, orang-orang yang melewatkan mlam itu tanpa melakukan kebaikan yang Allah ridhai, berarti orang tersebut telah menyia-nyiakan potensi memperoleh kebaikan selama seribu bulan.

Ciri-ciri Lailatul Qadar?  Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda yang artinya sebagai berikut.

“Tandanya adalah metahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (Hadist shahih diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam lainnya,

“Lailatul Qadar adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” (Hadist diriwayatkan oleh Ibnu Khizaimah yang dishahihkan oleh Nashiruddin Al-Albani)

Tanda kalau kita mendapatkan Lilatul Qadar adalah apabila pada malam itu kita terjaga dan melakukan ibadah, baik shalat, membaca Al-Quran ataupun dzikir; lalu pada pagi harinya kita dapati ciri-ciri di atas maka kemungkinan besar kita telah mendapati lailatul qadar yang penuh kemuliaan tersebut.

Doa yang sebaiknya kita baca pada saat malam Lailatul Qadar adalah seperti doa yang diajarkan Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam kepada kita untuk dibaca yaitu sebagai berikut.

“Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” (artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia maka maafkanlah aku.)